Kesepuluh penerima penghargaan tersebut berasal dari kalangan aktivis mahasiswa, birokrat, politisi, jurnalis, atlet, penggiat olahraga, hingga profesional. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi terhadap 73 kandidat yang diusulkan.
Kesepuluh penerima Jakarta Youth Award 2026 masing-masing adalah, Ketua Karang Taruna DKI Jakarta, Akmal Budi Yulianto; CEO Poskota, Dimas Azisoko Harmoko; Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Fathimah Azzahra; Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah; Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta, Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan.
Kemudian, Woman Grandmaster (WGM) Olimpiade Catur FIDE, Laysa Latifah; Vice President PT ESG-IN Global Partners, Yayang Ruzaldy; Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta, Yuke Yurike; Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Yustinus Prastowo dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha.
Ketua Tim Seleksi Jakarta Youth Award 2026, Hadi Nasbey mengatakan, proses seleksi berlangsung selama enam bulan, yakni Mei hingga Oktober 2026. Penilaian dilakukan melalui kajian pemberitaan di media cetak dan daring, survei, serta Focus Group Discussion (FGD).
"Ketua tim seleksi dan panitia menyeleksi 73 orang. Akhirnya, setelah ramai-ramai diperdebatkan, diputuskan 10 orang," kata Hadi, saat acara penyerahan Jakarta Youth Award 2026 di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa 27 Oktober 2026.
Hadi menjelaskan, penghargaan ini telah diselenggarakan secara konsisten sejak 2010 tersebut kini memasuki tahun ke-16. Setiap tahun, komposisi penerima dapat berubah sesuai hasil seleksi dan pertimbangan tim penilai.
Menurut Hadi, pemilihan tahun ini diarahkan untuk menghadirkan figur-figur yang memiliki kiprah inspiratif dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Salah satunya Laysa Latifah, pecatur muda bergelar WGM yang sudah mengoleksi 50 medali.
"Tokoh-tokoh pemuda yang inspiratif ini bisa lebih banyak dilihat oleh masyarakat. Ini membutuhkan media yang lebih luas, jangkauan yang lebih luas," kata Hadi.
Presidium KMSPJ, Kelik Widjonarko menambahkan, Jakarta Youth Award 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Kelik berharap, pencapaian para penerima penghargaan dapat memotivasi anak-anak dan pelajar, termasuk generasi Z dan generasi Alfa, untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, serta berkontribusi bagi masyarakat.
"Melalui penghargaan ini, KMSPJ berharap kontribusi para penerima semakin dikenal luas dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk ikut membangun Jakarta sebagai Kota Global yang berbudaya," kata Kelik.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pemberian penghargaan Jakarta Youth Award 2026.
"Penghargaan ini tentu menjadi motivasi dalam melayani warga Jakarta, khususnya untuk membentuk karakter pemuda Jakarta yang punya kemandirian dan kepedulian untuk ikut serta membangun Jakarta," kata Zuhud.
BERITA TERKAIT: