Akibat guncangan gempa, tercatat sejumlah bangunan fasilitas umum di kawasan Cianjur seperti tempat ibadah, gedung pemerintahan dan juga rumah sakit mengalami kerusakan parah.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa saat ini intensitas hujan meningkat. Oleh karena itu ia meminta masyarakat waspadai akan bahaya dampak lanjutan gempa. Beberapa potensi bencana itu berupa banjir bandang dan tanah longsor.
“Jadi, pada lereng-lereng yang sudah rapuh, retak-retak karena diguncang gempa ini, apabila hujan turun dikhawatirkan material-material yang terlepas atau yang terguncang gempa ini dapat tersapu oleh air hujan, dan dapat memberikan dampak ikutan berupa longsor ataupun banjir bandang,†kata Dwikorita dalam keterangan persnya secara virtual, Senin (21/11).
Pihaknya meminta agar warga di kawasan bantaran sungai maupun lereng gunung untuk berhati-hati terhadap ancaman bahaya susulan seperti tanah longsor karena intensitas hujan cukup tinggi.
“Kami mohon diwaspadai pula apabila sedang hujan mohon tidak berada di dekat lereng ataupun menghindar dari bantaran sungai yang dikhawatirkan di situ juga berpotensi untuk mengalami banjir bandang,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: