Talegong Garut Longsor, 34 KK Mengungsi Di Bangunan Sekolah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Jumat, 04 Desember 2020, 09:50 WIB
Talegong Garut Longsor, 34 KK Mengungsi Di Bangunan Sekolah
Korban longsor di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, mengungsi di salah satu sekolah/RMOLJabar
rmol news logo Longsor yang terjadi di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, pada Kamis kemarin (3/12) membuat lebih dari 100 jiwa harus berada di tempat pengungsian.

Menurut data Pemerintah Kabupaten Garut, akibat bencana tanah longsor di Kampung Sawah Jeruk, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, sebanyak 20 unit rumah dilaporkan rusak.

Tak hanya itu, longsor juga mengancam 250 unit rumah lainnya, yang dihuni 836 jiwa. Bahkan, 111 jiwa atau 34 Kepala Keluarga (KK) di antaranya kini sudah mengungsi di bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Talegong.

"Dan ada tujuh KK lainnya yang mengungsi ke rumah sudara mereka untuk menghindari longsor susulan yang lebih besar," ujar Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Jumat (4/12), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Longsir juga membut akses jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Caringin Garut-Pangalengan Bandung hingga saat ini masih tertutup material tanah.

"Untuk jalan provinsi hari ini diupayakan untuk dibersihkan menggunakan alat berat, apabila kondisi sudah aman," tambah Helmi.

Lanjut Helmi, hujan dengan intensitas tinggi kemarin juga memutuskan jalur transportasi Talegong-Selaawi akibat longsor yang terjadi di Daerah Bojong Haur, Desa Sukamulya.

"Titik kedua yang terkena longsor ini juga memutuskan total jalur transportasi," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA