Anak Krakatau Tetap Waspada, Radius Bahaya 2 Km Dari Puncak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 24 Desember 2018, 09:02 WIB
Anak Krakatau Tetap Waspada, Radius Bahaya 2 Km Dari Puncak
Foto: ESDM
Kecil Besar
rmol news logo Status gunung Anak Krakatau tetap waspada pasca terjangan tsunami pada Sabtu malam (22/12) lalu, melanda pesisir pantai di Banten dan Lampung Selatan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, selama tiga bulan terakhir sejak Juni 2018, Gunung Anak Krakatau hampir setiap hari meletus.

"Erupsi bukan yang terbesar," ujar Sutopo dalam penjelasannya, Senin (24/12).

Ia mencatat, erupsi lebih besar Gunung Anak Krakatau terjadi periode Oktober-November 2018.

"Gunung Anak Krakatau masih dalam tahap pertumbuhan. Tubuhnya tambah tinggi 4-6 meter per tahun," jelasnya.

Dengan status level dua ini, tambah Sutopo, Badan Geologi merekomendasikan radius bahaya berada pada 2 kilometer dari puncak gunung atau kawah.[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA