Ray Rangkuti: Terpenting Keluarga Korban KM Sinar Bangun Sudah Rela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 25 Juli 2018, 08:48 WIB
Ray Rangkuti: Terpenting Keluarga Korban KM Sinar Bangun Sudah Rela
Ray Rangkuti/Net
rmol news logo Mantan Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai ngotot menuntut pemerintah untuk mengangkat jenazah para korban KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Aktivis sosial, Ray Rangkuti mengatakan, lanjut tidaknya evakuasi jenazah para korban KM Sinar Bangun sepenuhnya berada di tangan keluarga korban.

"Sebetulnya yang paling penting itu adalah keluarga korban. Apakah mereka punya kerelaan menerima fakta bahwa jenazah itu tidak diangkut oleh pemerintah dari dasar danau. Kalau mereka rela tentu saja orang-orang tidak dapat lagi melakukan kritik ke pemerintahan Pak Jokowi," kata Ray saat dihubungi.

Terkecuali, lanjut Ray, keluarga korban menolak dan menyatakan kekecewaan. "Kalau itu yang terjadi tentu kita patut mempertanyakan keengganan pemerintah dalam hal mengangkat jenazah," tuturnya lebih lanjut.

Ketika keluarga korban sudah ikhlas dihentikannya pencarian namun masih ada pihak yang menuntut supaya evakuasi tetap dilanjutkan, menurut Ray, kritikan tersebut menjadi tidak berdasar. "Kritikan itu jadi subyektif gitu loh. Obyektifnya itu keluarga menerima," katanya.

Ditanya kritikan Pigai lebih berdimensi politik lantaran tidak suka pemerintahan Jokowi, Ray enggan menjawab. "Ya itu ditanyakan Natalius-nya, bukan saya," tandasnya. [wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA