Sudah hampir setahun, JPO ini belum juga diperbaiki alias dicuekin aja tuh. Berdasarkan pantauan Rakyat Merdeka, hanya separuh JPO ini yang berfungsi. Hanya JPO yang berada di bagian ruas jalan dari Cengkareng ke arah Pesing yang dapat digunakan. Sementara jemÂbatan penghubung di ruas Pesing menuju Cengkareng ambrol dan terputus. Sudah banyak warga mengeluhkan kondisi ini.
"Kalau pagi mau menyeberang takut. Mau naik Transjakarta jadi susah ini, khususnya warga yang dari Basmol, Taman Kota. KasiÂhan ini perempuan dan anak-anak yang mau menyeberang," kata Dewi, warga Taman Kota yang bekerja di Grogol ini.
Memang, sering kali dia dibantu oleh tukang ojek pangÂkalan di sekitar untuk menyeÂberang. Tetapi tak setiap hari ada orang yang membantunya.
Kondisi lebih parah lagi saat malam. Warga yang akan meÂnyeberang ke Jalan Cengkareng Drain, Kedaung Kali Angke harus bertaruh nyawa. Sebab, banyak kendaraan terutama kendaraan besar yang melintas dengan kencang.
"Kalau siang agak padat, masih ada selanya. Walaupun ya tetap berbahaya. Kalau malam ini, tak ada jembatan bikin susah. BertarÂuh nyawa kita," ujar Fadli, warga Jalan Haji Nawawi, Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.
Selain terputus, kondisi JPO ini tampak tidak terawat. Tulisan Halte Transjakarta Jembatan Gantung pun sudah memudar. Di sana-sini, banyak besi jembatan yang berkarat. Atap jembatan bolong-bolong dan penyok-penyok. Pemberitahuan bahwa jembatan terputus yang terpamÂpang di atas JPO juga hanya dari kayu dan papan seadanya.
"Sudah lama nggak diperÂbaiki. Segera dong disambung Pak Anies dan Pak Sandi. Demi keselamatan warga dan keÂnyamanan naik Transjakarta," pintanya.
Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, perbaikan JPO belum dilakukan karena masalah birokrasi. "Kuncinya ini ada masalah, biasalah birokrasi, mesti dihapusin dulu," kata SanÂdiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Sandiaga mengaku sudah bertemu dengan Kepala Dinas Bina Marga Yusmada Faizal. Dia memerintahkan Yusmada segera mencari solusi agar JPO bisa segera diperbaiki.
"Tadi langsung saya bicara sama Kadis Bina Marga. Saya biÂlang sudah jalanin saja, kita coba cari solusinya," jelas Sandiaga.
Sebelumnya, Yusmada menuÂturkan, perbaikan JPO Jembatan Gantung belum bisa dilakukan karena bahan bakunya belum tercantum dalam lelang katalog online Pemprov DKI.
Dia berharap semua bahan baku untuk proyek tersebut bisa masuk ke lelang katalog tahun ini. "Sedang diupayakan. DiuÂsahakan tahun ini. Kita berharap ada lelang katalog. Tapi belum tahu waktunya," ujarnya. ***