Sandi Optimis OK OCE Berkembang di Jaktim

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/darmansyah-1'>DARMANSYAH</a>
LAPORAN: DARMANSYAH
  • Minggu, 01 April 2018, 18:39 WIB
Sandi Optimis OK OCE Berkembang di Jaktim
rmol news logo . Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno optimistis Program OK OCE yang menjadi salah salah satu program unggulan Pemprov DKI Jakarta mampu berkembang dengan baik di wilayah Jakarta Timur.

OK OCE merupakan progam wirausaha untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi warga ibukota yang masih menganggur.

Dalam RPJMD disebutkan, Pemprov DKI menargetkan 200 ribu pengusaha baru dalam lima tahun. Setiap tahun akan diciptakan 40 ribu wirausahawan.

"Saya sangat yakin OK OCE mampu berkembang dengan baik di Jakarta Timur.  Karena di sini ada Adi Kurnia Setiadi, seorang pemimpin muda inovatif yang memiliki jiwa enterpreneur luar biasa. Pokoknya Adi Kurnia ini OK OCE banget," kata Sandi yang didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Jakarta Timur,  Adi Kurnia Setiadi di kawasan Jalan Jatiwaringin, Jakarta Timur, Minggu (1/4).

Sandi juga terus menggalakkan pelatihan wirausaha OK OCE. Nantinya mereka mendapat pelatihan yang memberi ide usaha, dan mengembangkannya.

Sementara itu, Adi Kurnia Setiadi berkomitmen membantu Anies-Sandi mensosialisasikan Program OK OCE ke-10 wilayah kecamatan di Jakarta Timur.

"Program OK OCE ini terbukti mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang sudah menggelutihya," kata Adi.

Adi kemudian memberi contoh salah seorang warga yang tinggal di Batu Ampar, Kramat Jati yang sudah berhasil mengikuti Program OK OCE.

Dia adalah Esti Ginting. Sebelumnya dia menjabat sebagai manager di salah satu perusahaan ekspedisi. Dia meninggalkan pekerjaannya untuk menjadi ibu rumah tangga. Namun, karena terbiasa bekerja, Esti mengaku bosan dan berpikir untuk membuka usaha.

Esti mendapatkan informasi bahwa ada pelatihan pengembangan wirausaha dari tim OK OCE. Saat mengikuti program OK OCE, Esti diajarkan cara memulai untuk membuka usaha. Dengan modal hanya Rp 50.000 Esti memulai usahanya pada September 2017 dengan menjual sosis solo.

Seiring berjalannya waktu, dari yang tadinya berjualan sosis solo, kini Esti sudah merambah ke makanan boks berupa ayam bakar yang diberi merek Ayam Bakar Saja Kitchen dengan omset belasan juta rupiah.

"Intinya mengikuti pelatihan OK OCE sangat bermanfaat. Warga akan menjadi  lebih berdaya secara ekonomi," ujar Adi.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA