Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menjelaskan bahwa tujuan dari digelarnya nikah massal yang tak memungut biaya sepeserpun itu adalah untuk membantu masyarakat ekonomi lemah dalam menunaikan ibadah.
Nikah massal itu kata dia hanya bagi pasangan siap nikah, namun kesulitan dalam biaya nikah karena kondisi ekonomi mereka yang juga lemah.
"Menyewa gedung menyewa tempat untuk bisa menikah itu maslaah tersendiri. Jadi dengan disediakan fasilitas begini, maka insya Allah akan lebih mudah untuk mereka intinya adalah salah satu cara kita untuk berpihak kepada yang lemah, memfasilitasi yang lemah, mereka juga bisa merasakan kebahagiaan kebahagiaan di Kota Jakarta," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/12).
Anies menjelaskan, nikah massal gratis bakal diikuti oleh 534 pasangan. Jumlah yang tak terlampau banyak itu katanya karena persiapan yang dilakukan Pemprov hanya dalam waktu singkat.
Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini berharap bahwa di perayaan tahun depan, pihaknya bisa menikahkan lebih banyak lagi pasangan yang notabene juga merupakan warga Jakarta.
"Mudah-mudahan di tahun depan kita bisa anggarkan lebih awal. Sehingga kita bisa membantu sauda-saudara kita. Bahkan siapa saja bisa menyelenggarakan pernikahan massal itu. Kita bisa kerjasama dengan KUA, kantor catatan sipil. Dan kita tahu beberapa tahun terakhir ini juga banyak masyarakat melalui program CSR menyelenggarakan pernikahan massal. Ini sangat membantu untuk warga," demikian Anies.
[san]
BERITA TERKAIT: