"SK untuk penugasan, dengan mencari pasangan calon masing-masing," kata Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Golkar Nusron Wahid di Kantor DPD Golkar Jabar, Kota Bandung, Rabu (27/12).
Nusron berada di Kantor DPD Golkar Jabar untuk menyerahkan SK DPP tentang pengusungan Dedi di Pilgub Jabar. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa I DPP Golkar Agun Gunandjar Sudarsa ikut mendampingi Nusron. SK diserahkan langsung kepada Dedi Mulyadi.
Nusron tak mempersoalkan jika berkoalisi dengan Demokrat atau PDIP. Namun dia meminta Deddy Mizwar yang diusung Demokrat mengalah menjadi nomor 2, jika disandingkan dengan Dedi Mulyadi.
"Dengan PDIP pun kami sama, menginginkan Kang Dedi untuk jadi gubernurnya," ucapnya seperti dilansir
Kantor Berita RMOLJabar.
Sebelumnya, DPP Partai Golkar mencabut dukungan untuk Ridwan Kamil sebagai bakal cagub Jabar. Emil dianggap tidak menindaklanjuti rekomendasi Partai Golkar untuk menggandeng Daniel Muttaqien Syaifullah sebagai bakal cawagub sampai batas waktu yang ditentukan, (25 November 2017), sebagaimana rekomendasi partai.
Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham, ditulis bahwa keputusan Golkar diambil semata-mata lantaran ingin menjaga kehormatan dan marwah serta kepentingan Partai Golkar di Jawa Barat.
[dem]
BERITA TERKAIT: