Pelaku diketahui bernama Yusran datang seorang diri dan diperlakukan dengan baik. Bahkan sempat bertemu Hasballah, seperti merasa tak bersalah.
Aparat kepolisian di Polsek Julok menyebut pelaku sakit jiwa dan kurang waras.
Saat di kantor Polsek, pelaku dan korban lama satu ruangan tanpa ada pengawasan dari anggota kepolisian. Korban emosi karena pelaku terkesan dibela dengan alasan gila.
"Apa bapak seorang dokter," ketus Hasballah kepada Kanit Polsek Julok.
Penyerangan terjadi Sabtu (9/10) lalu, ketika korban yang tengah bertamu di rumah temannya, Tarmizi di Gampong Ule Blang. Yusron yang datang memegang balok kayu tiba-tiba langsung merusak motor Hasballah yang diparkir tak jauh dari posisinya duduk.
Bukan hanya itu, alat kerja korban seperti kamera DSRL, telepon genggam dan notebook juga ikut dirusak. Akibatnya korban mengalami kerugian berkisar Rp 30 juta.
[wid]
BERITA TERKAIT: