Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
"Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus," jelas Sutopo dalam keterangan persnya (Minggu, 24/9).
Karena itu dia mengimbau masyarakat tetap tenang. Karena di berbagai media social beredar foto, video dan pemberitahuan yang menyesatkan.
Misalnya video letusan Gunung Sinabung tahun 2015 disebarkan di YouTube dengan tulisan "Gunung Agung meletus dahsyat beberapa saat lalu". Begitu juga foto Gunung Soputan di Sulawesi Utara yang meletus 7 Maret 2015 disebarkan sebagai letusan Gunung Agung yang sedang berlangsung. Juga informasi Gunung Agung meletus sehingga menimbulkan dampak mengerikan di wilayah Jawa Timur.
"Itu semua tidak benar. Semua Hoax. Mohon jangan ikut-ikutan menyebarluaskan ke media sosial atau group Whatsapp sehingga menimbulkan kepanikan dan keresahan masyarakat," ujarnya.
Di saat ribuan masyarakat sekitar Gunung Agung sedang menderita dan harus mengungsi, dia mengajak rakyat Indonesia untuk saling membantu. Saling menolong.
"Rasa gotong royong, toleransi dan nilai-nilai budaya Indonesia kita berikan kepada saudara-saudara kita yang sedang mengungsi dari potensi meletusnya Gunung Agung. Jangan justru menyebarkan informasi yang menyesatkan," tandasnya.
[zul]