Begitu kesal Kepala Trigana Wamena, Michael Biduri menanggapi kelangkaan BBM di Papua, khususnya Kabupaten Jayawijaya, yang selalu diarahkan ke pihaknya.
Michael menjelakan bahwa Trigana sudah sering dipanggil oleh DPRD Jayawijaya dan Perindak Jayawijaya. Dalam pertemuan itu, berkali-kali Trigana menjelaskan bahwa masalah kelangkaan bukan pada angkutan.
"Kalau ada yang mengatakan masalah keterbatasan angkutan Trigana, saya rasa yang menilai itu harus pihak Pertamina karena sudah ada kontraknya," jelasnya dalam ketrangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (17/9).
Logikanya, kata Michael, jika Trigana terlambat mengangkut BBM, maka pasti akan ditegur Pertamina. Untuk itu, pihak Trigana mengusulkan agar bisa mendudukan semua pihak yang terkait dengan kelangkaan ini, sehingga masyarakat bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Sampai sekarang ini belum ada keterbukaan bagaimana BBM yang masuk, distribusinya berapa banyak. Sehingga untuk lebih bijak kita harus duduk bersama," harapnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: