Waduk Ciawi yang akan berdiri diatas lahan seluas 187 hektar di enam desa dan dua kecamatan itu dibangun untuk mengantisipasi rangka pengendalian banjir di wilayah Ibukota dengan menahan laju permukaan air di wilayah hulu puncak.
"Saya menargetkan tahun 2019 Waduk Ciawi (Cipayung-Sukamahi) akan selesai. Pemerintah Kabupaten Bogor punya kewajiban memfasilitasi, jadi proses pembebasan tanah saya tugaskan Camat bila ada masalah yang harus diselesaikan," ujar Nurhayanti, saat ditemui selepas Minggon Keliling di Kecamatan Megamendung, Bogor, seperti dimuat
RMOLJabar.Com (Kamis, 13/4).
Ia mengatakan, Kabupaten Bogor yang terletak di hulu aliran sungai (DAS) Ciliwung berperan penting dalam mengatur aliran air (run off) ke Jakarta.
"Tidak hanya dalam upaya menjaga jumlah kuantitas di sepanjang sungai utama, tetapi juga kualitas air permukaan tersebut dari pencemaran lingkungan yang dapat menghambat laju aliran sungai," tambahnya.
Nurhayanti juga menyebutkan, selain mengurangi banjir Jakarta, Waduk Ciaw, juga bisa dijadikan sebagai sarana wisata
.[wid]
BERITA TERKAIT: