Karena itu dia pun berhak menyandang gelar Doktor dengan IPK 3,8.
"Bupati Cirebon berhasil mempertahankan disertasinya itu. Promovendus Sunjaya Purwadisastra berhak menyandang dan menyematkan Doktor di bidang Ilmu Pemerintahan," kata Kabag Humas Pemkab Cirebon Iwan Setiawan melalui siaran pers yang dikirim kepada redaksi, Selasa (11/4)
Disertasi Sang Bupati mengambil judul "Pengaruh Reformasi Birokrasi Tatalaksana, Profesionalisme dan Strategi terhadap Inovasi Daerah Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat".
"Tim Promotor menyampaikan resume temuan hasil penelitian atas nam a prmovendus, yang pada intinya adalah bahwa reformasi tatalaksana, profesionalisme dan strategi berpengaruh nyata, positif dan signifikan terhadap inovasi daerah di Kabupaten Cirebon," kata Iwan.
Penelitian disertasi yang mengambil lokus Pemerintah Kabupaten Cirebon tersebut mengambil sample sebanyak 224 dari populasi 636 orang.
Di akhir paparannya, Promovendus menyampaikan saran hasil penelitiannya. Dalam hal ini reformasi birokrasi menurutnya perlu adanya penciptaan budaya yang lebih terbuka.
Selain itu upaya mencapai profesionalisme memerlukan keterampilan dan keahlian yang tinggi dengan penguasaan ilmu pengetahuan serta menjunjung tinggi disiplin dan etika.
[zul]
BERITA TERKAIT: