Tim evakuasi dan SAR gabungan yang terbagi di empat sektor, belum dapat menemukan 25 korban yang masih tertimbun longsor. Medan longsor sangat menyulitkan petugas karena sangat berpotensi longsor susulan.
Yoni Fariza, koordinator lapangan sektor A seperti dikutip dari laman
JPNN, menjelaskan bahwa pencarian korban di sektornya masih nihil.
Menurut informasi, diperkirakan ada 12 korban yang berada di sektor A.
"Namun, ketebalan tanah longsor yang mencapai 17 hingga 20 meter sangat menyulitkan pencarian korban," ujar Yoni.
Sementara itu, kendala lain yang dihadapi yakni kondisi tanah yang belum stabil.
Bencana longsor ini membentuk aliran sungai serta terdapat pergerakan tanah. Hal ini dinilai sangat membahayakan bagi petugas evakuasi jika tidak memperhatikan sekelilingnya.
"Hingga kini, baru tiga korban longsor yang ditemukan petugas," imbuhnya.
Petugas meminta kepada masyarakat yang mendekati lokasi longsor untuk berhati-hati. Pasalnya, longsor susulan bisa terjadi sewaktu-waktu.
[wid]
BERITA TERKAIT: