"Oke, sekarang kita ada di ruas tol Bawen-Salatiga, target 2018 nanti tol Semarang-Solo bisa dioperasikan. Terima kasih buat teman-teman Adhi Karya yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan jalan tol ini," ujar Basuki beraksi di depan kamera mini untuk swavideo, di Proyek Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah, Jumat, (7/4).
Ini bukan pertama kali Menteri Basuki tampil di vlog. Sebelumnya, dia membuat vlog ketika melakukan kunjungan kerja ke China.
Tren vlog di kalangan pejabat negara semakin marak akhir-akhir ini karena dimulai oleh Presiden Joko Widodo. Salah satu vlog dari presiden yang menjadi pembicaraan hangat publik adalah ketika bersama Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz.
Sebelumnya, saat baru tiba di Jembatan Tuntang, Basuki sempat mengekspresikan kemarahannya karena Trans Marga Jateng sebagai pengembang proyek tol belum memasang peta proyek pembangunan. Di lokasi proyek baru terpasang peta pekerjaan tol Salatiga-Surakarta yang dikerjakan PT Solo Ngawi Jaya (SNJ). Padahal, Presiden Jokowi akan meninjau proyek besok.
"Mana ini petanya. Masa Presiden mau datang enggak ada petanya? Kemajuannya kayak apa, gambarannya, prakteknya sejauh mana," ujar Basuki ketus.
Kekecewaan Menteri Basuki membuat para petugas di lapangan kalang kabut. Mereka lantas memperlihatkan kertas berisi peta tol Semarang-Solo dan berjanji akan segera memasang peta pembangunan Bawen-Salatiga secepatnya.
Untuk pembangunan tol Bawen-Salatiga, petugas lapangan melaporkan kepada Menteri Basuki bahwa pekerjaan pengerasan jalan dan penimbunan terkendala faktor cuaca.
Pada kurun waktu Januari-Februari lalu, petugas hanya bekerja selama tujuh hari lantaran selalu diguyur hujan deras. Menurut pihak Adhi Karya selaku kontraktor, pengerasan jalan bisa selesai di pertengahan bulan Mei 2017 jika tanah tetap kering.
[ald]
BERITA TERKAIT: