Berdasarkan data LHKPN yang terdapat pada laman web www.acch.kpk.go.id , Popi terakhir kali menyerahkan LHKPN pada Mei 2012 lalu saat ia menjabat sebagai kepala Dinas Monetisasi Minyat Bumi dan Kondensat. Tercatat, Popi per Mei 2012 memiliki harta kekayaan sejumlah Rp 6.896.800.402 dan 20 ribu Dolar AS.
Harta tersebut terdiri dari harta tidak bergerak dalam bentuk tanah dan bangunan yang terletak di Bogor, Balikpapan, Serang, Bekasi, Ciamis dan Jakarta Timur yang bernilai Rp 2.583.257.000.
Selain itu, Popi juga memiliki harta bergerak dalam bentuk beberapa buah mobil dengan total nilai Rp 763 juta. Tak lupa usaha lainnya seperti warung makan, butik, salon, bengkel dan penjualan obat herbal dengan nilai Rp 1.611.875.000.
Popi juga memiliki logam mulia dengan nilai jual Rp 467.500 juta, Surat berharga sejumlah Rp 1.066.230.861, dan juga giro dan setara kas lainnya sejumlah Rp 4-4.937.559, dan 20 ribu Dolar AS.
[wid]
BERITA TERKAIT: