Kamis, 21 Mei 2026, 17:20 WIB
RMOL. Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di berbagai titik penampungan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak kurban.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikurbankan masyarakat.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, pihaknya telah memeriksa sebanyak 41.833 ekor hewan kurban yang tersebar di 467 lokasi TPnHK di seluruh wilayah Jakarta hingga 20 Mei 2026.
“Jumlah tersebut terdiri dari 17.910 ekor sapi, 80 ekor kerbau, 20.323 ekor kambing, dan 3.534 ekor domba, dengan jumlah TPnHK mencapai 467 lokasi,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.
Ia menjelaskan, secara umum hewan kurban yang telah diperiksa berada dalam kondisi sehat. Namun demikian, petugas masih menemukan sejumlah hewan dengan gangguan kesehatan ringan akibat kelelahan selama perjalanan distribusi menuju Jakarta
“Sebagian besar hewan dalam kondisi sehat dan apabila ada yang sakit hanya sakit ringan akibat perjalanan, Dinas KPKP DKI Jakarta juga terus melakukan pengawasan rutin dan pemeriksaan berkala untuk memastikan kesehatan hewan kurban tetap terjaga hingga hari pelaksanaan Iduladha,” tandasnya.
Pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati pelaksanaan Iduladha guna memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di Jakarta memenuhi syarat kesehatan dan kelayakan. Masyarakat juga diimbau membeli hewan kurban di lokasi penampungan resmi yang telah diawasi petugas demi menjamin keamanan dan kualitas hewan kurban.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.