Dubes Malaysia Pamit, Berharap Hubungan dengan RI Kian Erat ke Depan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Kamis, 05 Maret 2026, 08:32 WIB
Dubes Malaysia Pamit, Berharap Hubungan dengan RI Kian Erat ke Depan
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Setelah tiga tahun menjalankan misi diplomatik di Jakarta, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, dijadwalkan mengakhiri penugasannya pada Jumat ini, 6 Maret 2026. 

Dalam momen perpisahannya, ia menyampaikan harapan agar hubungan erat antara Malaysia dan Indonesia terus tumbuh dan menguat di masa mendatang.

"Sebagai dua negara pendiri ASEAN, kami akan memperkuat pilar-pilar kekuatan ASEAN. Hubungan yang kuat dan kokoh antara Malaysia dan Indonesia tentu akan memberikan kontribusi positif bagi kerja sama regional di ASEAN,” kata Dubes di acara buka puasa bersama yang digelar di Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, Rabu malam, 4 Maret 2026. 

Ia mengungkapkan bahwa proses penunjukan duta besar berikutnya masih berlangsung. Harapannya, pejabat yang baru nantinya dapat menjaga kesinambungan agenda yang telah berjalan.

“Kami masih menunggu persetujuan. Harapan saya adalah untuk terus memberikan kerja sama yang erat kepadanya (duta besar selanjutnya) untuk melanjutkan tugas-tugas yang ditinggalkannya sebelumnya,” ungkapnya. 

Dubes Syed juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan masyarakat Indonesia selama ini. 

“Saya bersyukur bahwa upaya ini selalu mendapat dukungan dan kerja sama yang erat dari Indonesia. Keberhasilan ini bukan hanya hasil dari individu semata, tetapi hasil dari komitmen kolektif semua pihak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dubes memaparkan capaian ekonomi kedua negara yang menunjukkan tren positif. 

"Tahun lalu kami juga mencatat pencapaian positif, di mana perdagangan bilateral mencatat peningkatan sebesar 5,3 persen menjadi 26,6 miliar miliar dolar AS, naik dari 25,5 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya," paparnya. 

Dari sisi people-to-people contact, sebanyak 4,2 juta wisatawan Indonesia mengunjungi Malaysia, sementara lebih dari 2 juta warga Malaysia telah berkunjung ke Indonesia. 

"Dan wisatawan Malaysia masih memegang rekor nomor satu untuk jumlah wisatawan asing terbanyak ke Indonesia," pungkasnya.rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA