Begitu yang dikatakan oleh sekutu terdekat Presiden Vladimir Putin sekaligus Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev dalam sebuah wawancara denagn surat kabar pemerintah,
Rossiyskaya Gazeta pada Selasa (26/4).
Patrushev mengatakan, AS telah bertahun-tahun berusaha menanamkan kebencian untuk segala sesuatu yang berbau Rusia di Ukraina. Ia juga menyebut Washington adalah penyebab di balik perpecahan Ukraina.
"Menggunakan kaki tangan mereka di Kyiv, Amerika, dalam upaya menekan Rusia, memutuskan untuk membuat antipode negara kita, dengan sinis memilih Ukraina untuk ini, mencoba untuk membagi pada dasarnya satu orang," kata Patrushev.
"Hasil dari kebijakan Barat dan rezim di Kyiv hanya bisa menjadi disintegrasi Ukraina menjadi beberapa negara," tambahnya, seperti dikutip
Reuters.
Pekan lalu seorang jenderal Rusia mengatakan Moskow akan berusaha merebut seluruh timur dan selatan Ukraina.
Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina pada 24 Februari.
Putin, yang mengatakan Ukraina dan Rusia pada dasarnya adalah satu negara, menganggap perang itu sebagai konfrontasi yang tak terhindarkan dengan AS, yang dia tuduh mengancam Rusia dengan ikut campur di halaman belakangnya dan memperbesar aliansi militer NATO.
BERITA TERKAIT: