Bashar Al Assad: Invasi Putin ke Ukraina untuk Mengoreksi Sejarah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Jumat, 25 Februari 2022, 23:49 WIB
Bashar Al Assad: Invasi Putin ke Ukraina untuk Mengoreksi Sejarah
Presiden Suriah Bashar Al Assad/Net
rmol news logo Presiden Suriah Bashar Al Assad telah menyatakan posisi memberikan dukungan pada Presiden Rusia Vladimir Putin atas keputusannya untuk menyerang Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan pada Jumat (25/2), kepresidenan Suriah menyebut Assad telah menelepon Putin.

Selama panggilan itu, Assad menggambarkan serangan Rusia terhadap Ukraina sebagai "koreksi sejarah".

"Yang Mulia (Assad) menekankan bahwa Suriah mendukung Federasi Rusia berdasarkan keyakinannya akan kebenaran posisinya," kata pernyataan tersebut, seperti dikutip Reuters.

Pada Kamis (24/2), Putin telah mengumumkan operasi militer khusus terhadap Ukraina setelah ia memberikan pengakuan terhadap Donetsk dan Luhansk.

Pada Jumat, pasukan Rusia dilaporkan telah mencapai pinggiran ibukota Ukraina, Kiev.

Selama hari pertama invasi, serangan Rusia dilaporkan sudah menewaskan 137 orang Ukraina, dengan ratusan lainnya terluka. Sementara ribuan orang berusaha meninggalkan Ukraina dan mencari perlindungan di negara tetangga seperti Polandia, Rumania, hingga Slovenia.

Suriah telah menjadi sekutu setia Moskow sejak Rusia meluncurkan kampanye militer di Suriah pada 2015 dengan mendukung Assad. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA