Melalui pesan video di Facebook pada Jumat (25/2), Zelensky mengatakan ia tetap berada di lingkungan pemerintahan.
"Menurut informasi kami, musuh telah mengidentifikasi saya sebagai target nomor satu. Keluarga saya adalah target nomor dua," ujarnya, seperti dikutip
Ukrinform.
"Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara," tambahnya.
Pada Jumat pagi, Zelensky telah menandatangani dekrit tentang mobilisasi umum warga sipil saat serangan Rusia berlanjut.
Ia mengatakan tentara Ukraina telah berhasil melindungi hampir seluruh wilayah, termasuk perebutan kembali bandara Hostomel di Kiev dari pasukan Rusia.
Menurut data awal, setidaknya 137 orang, termasuk tentara dan warga sipil Ukraina tewas pada hari pertama serangan Rusia.
BERITA TERKAIT: