Mantan pemain AC Milan itu mengajak warga Ukraina untuk bersatu menghadapi masa sulit di tengah krisis keamanan yang terjadi saat ini.
"Ukraina adalah tanah air saya! Saya selalu bangsa dengan bangsa dan negara saya. Kami telah telah melalui banyak masa sulit, dan selama 30 tahun terakhir kami telah terbentuk sebagai sebuah bangsa," ujarnya dalam unggahan di Instagram pada Rabu (23/2).
Shevchenko yang baru saya menanggalkan jabatan sebagai pelatih tim Genoa mengatakan persatuan merupakan aset yang dimiliki Ukraina untuk menghadapi segala tantangan.
"Hari ini adalah waktu yang sulit bagi kita semua. Tapi kita harus bersatu! Dalam persatuan kita akan menang!" tegasnya.
Pada Senin (21/2), Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengakui kelompok separatis yang menyebut diri Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk sebagai negara independen.
Setelah pengakuan tersebut, Putin mengirim pasukan Rusia ke Donetsk dan Luhansk.
Tindakan Putin telah mendapatkan banyak kecaman dari dunia internasional, karena dinilai telah melanggar integritas kedaulatan teritori Ukraina.
BERITA TERKAIT: