Begitu yang dikatakan oleh Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin ketika melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Irak Juma Inad, yang diungkap oleh jurubicara Pentagon John Kirby pada Sabtu (20/11).
"Amerika Serikat akan menjunjung tinggi komitmen yang dibuatnya selama Dialog Strategis AS-Irak Juli 2021, termasuk bahwa tidak akan ada pasukan AS dengan peran tempur pada akhir tahun ini,†kata pernyataan resmi dari Pentagon, seperti dikutip
Sputnik.
Kendati begitu, Austin mengonfirmasi bahwa pasukan AS akan tetap berada di Irak atas undangan pemerintah Irak untuk mendukung pasukan keamanan negara itu.
Kedua pihak juga membahas tahap selanjutnya dari misi militer AS di Irak, yang akan fokus pada menasihati, membantu, dan berbagi intelijen dengan Pasukan Keamanan Irak dalam mendukung kampanye untuk mengalahkan ISIS.
Lloyd juga terus mengutuk serangan baru-baru ini di kediaman Perdana Menteri Irak Mustafa Kadhimi dan menyatakan harapan bahwa pembentukan pemerintahan baru di Irak akan berlangsung secara damai.
Pertemuan itu berlangsung di sela-sela konferensi internasional Dialog Manama tentang keamanan regional yang diadakan setiap tahun di Bahrain.
BERITA TERKAIT: