Berdasarkan laporan dari
Channel 12 News pada Kamis (11/11), Kementerian Luar Negeri Israel telah mengonfirmasi insiden tersebut dan tengah menanganinya.
Namun saudara dari perempuan yang ditangkap menyebut pasangan berusia 40 tahunan itu melakukan perjalanan dari Israel ke Turki untuk merayakan ulang tahun.
"Kami tahu mereka seharusnya kembali pada Selasa (9/11), dan mereka tiba-tiba menghilang. Kami sangat khawatir," ujarnya.
Kabar menghilangnya pasangan tersebut muncul setelah
Daily Sabah pada bulan lalu melaporkan Ankara telah menangkap 15 tersangka terduga agen mata-mata Israel, Mossad, setelah operasi rahasia pada 7 Oktober.
Dalam laporannya,
Daily Sabah juga menyertakan foto-foto dari 15 orang yang dimaksud, serta wawancara bagaimana mereka direkrut oleh Mossad.
Kendati begitu, saudara dari perempuan yang baru ditangkap menegaskan bahwa pasangan itu tidak terkait dengan badan intelijen mana pun.
"Kakak saya tidak terhubung dengan agen mata-mata mana pun," kata saudara perempuan.
"Kami yakin mereka akan membebaskan mereka dengan cepat, tetapi sekarang kami tidak bisa tinggal diam. Kami mengkhawatirkan saudara perempuan dan ipar saya," tambahnya.
BERITA TERKAIT: