Otoritas telah mengumumkan akan melarang penduduk Ho Chi Minh City keluar rumah mulai Senin (23/8), lantaran meningkatnya penyebaran Covid-19.
Namun beberapa hari menjelang pemberlakuan aturan itu, antrean panjang terlihat di pasar dan supermarket, di mana warga berburu makanan dan barang-barang penting lainnya.
"Kelihatannya kacau. Terlalu banyak orang bergegas keluar membeli makanan dan barang," ujar seorang warga di Distrik 2 Ho Chi Minh, seperti dikutip
Reuters.
"Saya berhasil mendapatkan beberapa makanan karena tidak ingin mati kelaparan sebelum mati karena virus corona," tambahnya.
Sementara itu, wakil kepala satgas penanganan Covid-19 Ho Chi Minh, Phan Van Mai menuturkan, pihaknya telah mempersiapkan diri untuk memasok makanan dan barang-barang penting lainnya bagi penduduk selama penguncian.
Pengumumkan penguncian muncul pada Jumat (20/8) sebagai langkah drastis Vietnam untuk menghentikan memperlambat tingkat kematian akibat penyebaran Covid-19.
Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan, Vietnam telah mencatat 323.000 infeksi virus corona dan 7.540 kematian, dengan Ho Chi Minh City menyumbang lebih dari setengah kasus dan 80 persen kematian.
BERITA TERKAIT: