Pernyataan tersebut disampaikan Kaag di hadapan Dewan Menteri pada Jumat (20/8) waktu setempat, di mana dia mengatakan kebanyakan dari mereka yang saat ini terjebak di Afghanistan tampaknya telah melakukan kunjungan keluarga sebelumnya.
“Kita harus mendapatkan mereka kembali,†kata Kaag, seperti dikutip dari NL Times.
Selain warga negaranya, Belanda juga tengah berusaha membawa keluarga warga Afghanistan yang bekerja untuk Belanda yang saat ini terancam keselamatannya sejak Taliban mengambil alih pemerintahan.
Menlu mengaku menemui banyak kesulitan untuk membawa orang-orang ke bandara, terutama jika mereka hanya memiliki paspor Afghanistan.
“Kami sedang menyelidiki semua kemungkinan,†katanya ketika ditanya apakah juga dipertimbangkan untuk mengirim lebih banyak tentara Belanda ke negara itu untuk membantu evakuasi.
“Kami bekerja sama dengan Jerman, yang masih memiliki kehadiran militer, dan Inggris,†ujarnya
.
BERITA TERKAIT: