Janji tersebut disampaikan oleh pembantu senior Bloomberg yang membahas rencana sang miliarder New York itu untuk ikut dalam kontestasi politik.
"Dia (Bloomberg) tidak pernah mengambil kontribusi politik dalam hidupnya. Dia tidak akan memulai, â€kata kepala penasihat Howard Wolfson dalam sebuah wawancara.
"Dia tidak bisa dibeli," tegasnya, seperti dimuat
The Guardian.
Keputusan untuk menolak kontribusi akan membuat Bloomberg tidak mungkin untuk berpartisipasi dalam debat Demokrat yang disetujui. Pasalnya, aturan Komite Nasional Demokrat mengharuskan peserta untuk memenuhi ambang batas pemungutan suara dan mengumpulkan donasi dari puluhan ribu pemilih.
Meskipun demikian, salah satu orang terkaya di dunia itu mengirimkan sinyal bahwa dia siap untuk ikut ambil bagian dalam pemilu presiden 2020 mendatang.
Dalam beberapa hari terakhir, dia telah membuat komite kampanye dengan Komisi Pemilihan Federal dan memenuhi syarat untuk pemungutan suara di setidaknya tiga negara bagian.
Bukan hanya itu, timnya juga telah memesan lebih dari 30 juta dolar AS dalam iklan televisi yang akan mulai tayang pada hari Minggu (24/11).