Diketahui bahwa sejak perang dingin, hanya Amerika Serikat dan Rusia yang memiliki sistem seperti itu. Sistem tersebut melibatkan berbagai radar berbasis darat dan satelit ruang angkasa. Sistem ini memungkinkan untuk menemukan rudal balistik antarbenua.
Namun Putin mengatakan bahwa Rusia telah membantu China mengembangkan sistem seperti itu.
"Ini adalah hal yang sangat serius yang secara radikal akan meningkatkan kemampuan pertahanan China," ungkap Putin seperti dimuat
Channel News Asia.
Pernyataannya itu mengisyaratkan tingkat baru kerja sama pertahanan antara dua bekas saingan komunis yang telah mengembangkan hubungan politik dan militer yang semakin dekat.
Keakraban kedua negara juga terlihat saat bulan Juni lalu, presiden China Xi Jinping menyebut Putin sebagai sahabat terbaik dan sahabat karib, seraya menambahkan bahwa dia menghargai persahabatan yang dalam.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: