Rajapaksa yang juga merupakan mantan presiden Sri Lanka itu menandatangani surat pengunduran dirinya dalam sebuah upacara di rumahnya.
Putranya, Namal, mengatakan kepada
BBC , bahwa ayahnya telah berhenti untuk menjamin stabilitas nasional.
Pengunduran dirinya itu diperkirakan dapat mengakhiri krisis politik yang telah merusak ekonomi Sri Lanka dua bulan terakhir.
Diketahui pada bulan Oktober lalu, Presiden Maithripala Sirisena memecat Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dan menggantikannya dengan Rajapaksa.
Kemudian pasa hari Kamis (13/12), Mahkamah Agung Sri Lanka mengatakan bahwa Sirisena bertindak ilegal pada bulan November dengan membubarkan parlemen dan menyerukan pemilu.
Sepanjang masa krisisbitu, Wickremesinghe selalu mempertahankan bahwa dia adalah perdana menteri yang sah.
Sehari sebelumnya, parlemen meloloskan mosi kepercayaan di Ranil Wickremesinghe sebagai perdana menteri.
Setelah pengunduran diri Rajapaksa ini, Wickremesing diperkirakan akan kembali ke kantor Perdana Menteri besok (Minggu, 16/12).
[mel]