Begitu peringatan yang dikeluarkan badan pengungsi PBB UNHCR dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Jumat (14/12).
Perwakilan khusus gabungan untuk UNHCR dan IOM, Eduardo Stein mengatakan, sekitar 5.000 warga Venezuela melarikan diri dari tanah air mereka setiap hari. Angka itu sebenarnya mengalami penurunan bila dibandingkan dengan puncaknya pada bulan Agustus lalu di mana ada 13 ribu warga Venezuela yang angkat kaki dari negaranya setiap hari.
Stein menggambarkan angka dua juta itu sebagai perkiraan perencanaan bagi para migran dan pengungsi yang berangkat ke negara-negara tetangga dalam 14 bulan ke depan yang akan membutuhkan bantuan.
"Kawasan harus merespon keadaan darurat yang di beberapa wilayah yang mengkhawatirkan hampir mirip dengan gempa besar. Kami memang menghadapi gempa kemanusiaan," tambahnya seperti dimuat
Reuters.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: