"Ini adalah bencana nasional. Kami mohon maaf karena ini bisa terjadi, "katanya dalam sebuah pernyataan jelang akhir pekan ini.
Pernyataan itu dikeluarkan lima hari setelah serangan di kota Dapchi di negara bagian Yobe yang mengakibatkan puluhan anak perempuan hilang.
"Kami berdoa agar angkatan bersenjata kami yang gagah berani akan menemukan dan mengembalikan anggota keluarga Anda yang hilang dengan benar. Pemerintah kita mengirim lebih banyak tentara dan pesawat pengintai untuk mengawasi semua gerakan di seluruh wilayah secara 24 jam dengan harapan semua gadis yang hilang akan ditemukan," tambahnya seperti dimuat
The Guardian.
Ada kebingungan mengenai jumlah gadis yang hilang setelah serangan awal pekan ini, dengan perkiraan berkisar antara sekitar 50 sampai lebih dari 100 gadis.
[mel]
BERITA TERKAIT: