Badai dahsyat tersebut mengakibatkan penghentian total ekonomi wilayah Amerika Serikat tersebut yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Pasalnya tidak ada pasokan keuangan dan banyak orang yang memegang sedikit uang tunai.
Di bank-bank yang masih beroperasi, terdapat antrian panjang karena jam operasional yang berkurang dan ATM yang kekurangan pasokan uang tunai dan listrik.
Selain itu, banyak orang tidak dapat bekerja atau menjalankan usaha mereka karena diesel untuk menjalankan generator tidak mencukupi atau mereka tidak memiliki cukup bahan bakar untuk mengisi kendaraan.
Insinyur Octavio Cortes memprediksi itu hanya akan bertambah buruk karena begitu banyak masalah saling terkait dan tidak dapat dengan mudah dipecahkan.
"Saya tidak tahu seberapa parahnya hal itu akan terjadi," kata Cortes seperti dimuat
Associated Press.
Badai Maria, yang mulai merobek-robek pulau itu pada September ini dikategorikan sebagai badai Kategori 4 dengan kekuatan angin 155 meter perjam.
Badai menghancurkan seluruh jaringan listrik saat menggiling rumah, lokasi bisnis, jalan dan peternakan. Sedikitnya 16 orang tewas.
Gubernur Ricardo Rossello mengatakan bahwa hal itu akan menghentikan ekonomi setidaknya selama sebulan.
"Ini adalah bencana terbesar dan terbesar dalam sejarah Puerto Riko, tidak ada, dan ini mungkin merupakan bencana badai terbesar di Amerika Serikat," kata Rossello pada hari Rabu saat dia memberikan bantuan ke kota selatan Salinas.
[mel]