Merujuk pad aketerangan juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara seperti dikabarkan KCNA, keputusan Amerika Serikat itu adalah bentuk upaya "kotor" untuk membatasi pertukaran manusia.
Ia menjelaskan bahwa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan oleh warga asing bila hendak berkunjung ke Korea Utara.Negara tersebut bahkan mengajak warga negara dari berbagai belahan dunia untuk datang berkunjung ke KOrea Utara.
"Pintu kami selalu terbuka untuk seluruh warga Amerika yang berkunjung ke negara kami dengan niat yang bagus untuk melihat realita kami," kata jubir tersebut seperti dimuat ulang
Reuters.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan awal pekan ini larangan tersebut akan mulai berlaku pada 1 September, walaupun beberapa, termasuk wartawan dan pekerja kemanusiaan, mungkin bisa mengajukan pengecualian.
Larangan tersebut akan membuat Korea Utara menjadi satu-satunya negara yang dilarang untuk dikunjungi oleh Amerika Serikat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: