Kedatangan Erdogan ke Qatar adalah untuk "membungkus" tur ke negara-negara Arab yang terlibat dalam perselisihan. Sebelumnya, ia melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan Kuwait.
Dalam kunjungannya ke Doha. Erdogan dan Emir Qatar membahas upaya bersama untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, meninjau kerja sama pertahanan dan ekonomi, dan memuji peran mediasi Kuwait dalam krisis tersebut.
Dalam pembicaraan tersebut, seperti dimuat
Press TV, Tamim meninjau perkembangan regional, khususnya krisis Teluk dan upaya untuk mengatasinya melalui cara diplomatik.
Belum jelas bentuk nyata kontribusi Erdogan dalam upaya penyelesaian perselisihan tersebut. Ia hanya menyerukan kepada para pemimpin negara yang dia temui agar ketegangan di teluk dapat diredakan. Selain hal tersebut, juga belum tampak aksi nayata atau langkah signifikan untuk meredakan krisis yang terjadi.
Turki sendiri telah dengan tegas menyatakan berada di sisi Qatar dalam konflik tersebut. Hal itulah yang juga membuat posisi Turki bisa dikatakan tidak netral bila menjadi mediator.
[mel]
BERITA TERKAIT: