Upaya Diplomasi Turki Tengahi Krisis Qatar Berakhir Tanpa Hasil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 25 Juli 2017, 19:23 WIB
Upaya Diplomasi Turki Tengahi Krisis Qatar Berakhir Tanpa Hasil
Presiden Turki dan Emir Qatar/Net
rmol news logo Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan disambut Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani saat tiba di Doha awal pekan ini.

Kedatangan Erdogan ke Qatar adalah untuk "membungkus" tur ke negara-negara Arab yang terlibat dalam perselisihan. Sebelumnya, ia melakukan kunjungan ke Arab Saudi dan Kuwait.

Dalam kunjungannya ke Doha. Erdogan dan Emir Qatar membahas upaya bersama untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, meninjau kerja sama pertahanan dan ekonomi, dan memuji peran mediasi Kuwait dalam krisis tersebut.

Dalam pembicaraan tersebut, seperti dimuat Press TV, Tamim meninjau perkembangan regional, khususnya krisis Teluk dan upaya untuk mengatasinya melalui cara  diplomatik.

Belum jelas bentuk nyata kontribusi Erdogan dalam upaya penyelesaian perselisihan tersebut. Ia hanya menyerukan kepada para pemimpin negara yang dia temui agar ketegangan di teluk dapat diredakan. Selain hal tersebut, juga belum tampak aksi nayata atau langkah signifikan untuk meredakan krisis yang terjadi.

Turki sendiri telah dengan tegas menyatakan berada di sisi Qatar dalam konflik tersebut. Hal itulah yang juga membuat posisi Turki bisa dikatakan tidak netral bila menjadi mediator. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA