Ukraina Rayakan Kebijakan Bebas Visa Ke Uni Eropa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 12 Juni 2017, 16:12 WIB
Ukraina Rayakan Kebijakan Bebas Visa Ke Uni Eropa
Rayakan kebijakan bebas visa/Net
rmol news logo Ukraina merayakan pengenalan perjalanan bebas visa ke Uni Eropa dengan acara spesial.

Presiden Petro Poroshenko memuji kebijakan bebas visa bagi warga Ukraina ke Uni Eropa di ibukota Kiev akhir pekan kemarin.

Ia merayakan dengan membuka pintu bebas visa simbolis ke Eropa, dan bertemu dengan Presiden Slovakia Andrej Kiska, di pos pemeriksaan perbatasan Uzhgorod.

Skema bebas visa memungkinkan orang Ukraina membawa paspor biometrik untuk memasuki wilayah Schengen, termasuk beberapa wilayah non-Uni Eropa seperti Swiss dan Islandia, namun bukan di Inggris atau Irlandia, tanpa visa hingga 90 hari.

Namun demikian, warga Ukraina yang ingin bekerja di Uni Eropa masih harus mengantongi visa kerja.

Selama pertemuan mereka di perbatasan, Presiden Poroshenko mengucapkan terima kasih kepada Presiden Kiska atas dukungannya dalam perjalanan menuju perjalanan bebas visa di Eropa.

Dia mengatakan bahwa Ukraina kembali ke keluarga Eropa.

"Ini adalah saat bersejarah ketika kita menghancurkan tirai kertas yang membagi Ukraina dari Eropa," katanya.

"Ini berarti bahwa Ukraina telah menerapkan reformasi besar. Kami mengubah negara ini bersama-sama dengan usaha bersama kami dan mitra kami di Eropa menepati janji mereka," tambahnya.

"Dan pintu-pintu Uni Eropa, pintu teman dan mitra kita, terbuka untuk negara besar bernilai 45 juta orang, kepada orang-orang Ukraina," sambungnya seperti dimuat BBC. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA