Demi Menikah Dengan Sang Kekasih, Cucu Kaisar Akihito Rela Lepas Gelar Kekaisaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 17 Mei 2017, 16:42 WIB
Demi Menikah Dengan Sang Kekasih, Cucu Kaisar Akihito Rela Lepas Gelar Kekaisaran
Putri Mako/Net
rmol news logo Cucu tertua Kaisar Akihito yakni Putri Mako segera melepaskan gelar kekaisarannya.

Langkah itu diambil setelah gadis 25 tahun itu memutuskan untuk menikah dengan rekannya di bangku kuliah yakni Kei Komuro yang juga berusia sama.

Keduanya pertama kali bertemu lima tahun yang lalu sebagai mahasiswa di International Christian University Tokyo.

Di bawah aturan keiasaran Jepang yang telah terbentuk berabad-abad yang lalu disebutkan bahwa seorang putri harus menanggalkan status kekaisaran jika menikah dengan orang biasa.

Orang terakhir sebelum Putri Mako yang mengambil langkah tersebut adalah bibi sang putri, yakni Sayako yang merupakan satu-satunya putri dari Kaisar Akihito. Ia menikah dengan seorang perencana tata kota, Yoshiki Kuroda pada tahun 2005 dan menanggalkan gelar kekaisaran.

Pertunangan antara Puti Mako dan dan Kei Komuro sendiri tidak akan resmi sebelum ada serah terima hadiah.

Namun demikian, kabar tersebut menghidupkan kekhawatiran tentang ukuran keluarga kekaisaran yang semakin menyusut. Saat ini ada 19 anggota kekaisaran Jepang di mana 14 di antaranya adalah perempuan.

Hukum kekaisaran hanya memungkinkan takhta dilewatkan ke ahli waris laki-laki, yang saat ini hanya ada tiga, yakni Putra Mahkota Naruhito, adik laki-lakinya Putra Mahkota Akishino, dan putra Akishino, Pangeran Hisahito.

Saat ini, selain Putri Mako, ada enam putri lain yang belum menikah dan berpotensi kehilangan status kekaisaran mereka jika mereka menikahi orang biasa.

CNN mengabarkan bahwa hal itu telah meningkatkan kemungkinan bahwa keluarga kaisar tidak akan memiliki cukup anggota untuk terus menjalankan tugas publiknya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA