
Pemimpin oposisi Venezuela Henrique Capriles mengklaim bahwa kelompok bersenjata pro pemerintah telah mengepung bandara saat ia mendarat di pulau Margarita.
Capriles memposting video dari insiden tersebut saat ia terjebak di area bagasi. Ia menjelaskan bahwa pengepungan dilakukan untuk mencegah dirinya meninggalkan pesawat.
Ia pun menuding Presiden Nicholas Maduro di balik pengepungan tersebut.
"Anda (Maduro) mengirim sebuah geng bersenjata ke bandara Margarita bagi saya," tulisnya di akun Twitter.
Capriles menambahkan bahwa ia terjebak di bandara akibat pemblokiran tersebut selama tiga jam.
Capriles sendiri meurpakan sosok yang kerap berupaya melengserkan Maduro dari kursi nomor satu Venezuela.
Namun klaim Capriles tersebut masih belum bisa diverifikasi terkait apakah pasukan bersenjata tersebut dikerahkan oleh pemeirntah atau bukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: