Setidaknya empat orang aktivis muda radikal yang gencar menggaungkan kemerdekaan langsung dari China mengklaim memperoleh kursi legislatif Hong Kong pasca pemilu legislatif akhir pekan lalu.
Di antara mereka yang memperoleh kursi legislatif adalah Nathan Law. Pemuda 23 tahun itu merupakan salah satu pemimpin "gerakan revolusi payung', gelombang protes yang dilakukan tahun 2014 lalu.
"Saya pikir iniadalah sebuah keajaiban," kata mantan pemimpin mahasiswa, yang partainya telah menyerukan referendum kemerdekaan pasca mengklaim kemenangan.
"Ini benar-benar tak terduga, tidak ada yang membayangkan ini akan terjadi. Setiap hari dan malam, tim kami kerja keras dan memeras keringat untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan," tambahnya.
Law mengklaim, bahwa kemenanganya bersama tiga aktivis lainnya menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda sekarang yang ingin Hong Kong melepaskan diri dari China. [mel]
BERITA TERKAIT: