Ini adalah jumlah tertinggi militan dieksekusi dalam satu hari oleh pemerintah Irak sejak kelompok militan ISIS menguasai bagian utara dan barat Irak pada tahun 2014.
Menurut keterangan Departemen Kehakiman Irak, eksekusi dilakukan di sebuah penjara di kota Nasiriya, Irak selatan.
Diketahui bahwa sebanyak 1.700 tentara tewas dua tahun lalu setelah mereka melarikan diri dari Camp Speicher, bekas pangkalan militer Amerika Serikat di kota Tikritr.
Pemerintah berada di bawah tekanan dari politisi Syiah setempat untuk melaksanakan hukuman mati kepada para militan yang ditangkap pasca pemboman besar yang menargetkan pasar di Baghdad pada tanggal 3 Juli, menewaskan sedikitnya 324 orang.
Aksi tersebut dilakukan oleh kelompok ISIS dengan cara meledakkan bom truk.
Departemen Kehakiman Irak tak lama mengumumkan bahwa 45 hukuman mati telah dilakukan sejak awal tahun.
"Mengingat kelemahan dari sistem peradilan Irak, dan lingkungan saat ini di Irak, saya prihatin bahwa orang-orang yang tidak bersalah telah dan mungkin terus dihukum dan dieksekusi," kata Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad al-Hussein mengatakan dalam pernyataan.
[mel]
BERITA TERKAIT: