Walikota Cannes Larang Penggunaan Pakaian Renang Muslimah Di Pantai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 12 Agustus 2016, 15:38 WIB
Walikota Cannes Larang Penggunaan Pakaian Renang Muslimah Di Pantai
Burqini/The Guardian
Kecil Besar
rmol news logo Walikota Cannes melarang pemakaian pakaian renang muslimah atau yang lebih populer dengan nama burqini di setiap pantai di Cannes.

Sebagai penjelasan, burqini atau burqa-bikini merupakan jenis bikini yang dirancang oleh seorang keturunan Lebanon-Australia Aheeda Zanetti namun mengikuti pakaian burqa, atau pakaian muslimah yang menutupi seluruh aurat wanita. Burqini banyak digunakan oleh perempuan muslimah yang ingin berenang namun tetap dapat menutup aurat mereka.

Walikota Cannes David Lisnard menandatangani aturan yang menyebut bahwa akses ke pantai dan untuk berenang di pantai dilarang bagi siapapun yang tidak memiliki pakaian berenang yang sesuai dengan adat istiadat setempat dan sekularisme.

"Pakaian berenang yang sok menampilkan afiliasi agama, ketika Perancis dan tempat-tempat ibadah saat ini menjadi target serangan teroris, adalah tanggung jawab untuk menciptakan risiko mengganggu ketertiban umum yang perlu untuk dicegah mencegah," begitu bunyi aturan tersebut.

Pakaian yang berbau Islam memang menjadi sorotan tersendiri di Perancis. Negara tersebut melarang penggunaan pakaian tertutup hingga mengenakan cadar di tempat-tempat umum dengan alasan keamanan. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA