Disinggung Rasis, Snapchat Hapus Filter Asia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 11 Agustus 2016, 14:45 WIB
Disinggung Rasis, Snapchat Hapus Filter Asia
Filter Snapchat/Net
Kecil Besar
rmol news logo Salah satu aplikasi ponsel pintar ternama, Snapchat dinilai mempromosikan stereotip rasial karena membuat salah satu filter agar pengguna bisa menjadi karikatur Asia.

Snapchat merilis filter mengubah wajah pengguna dengan bentuk mata sipit, pipi kemerahan dan gigi besar. Hal inilah yang dinilai rasis.

Ini bukan kali pertama Snapchat disoroti dengan isu rasis. Beberapa bulan lalu Snapchat disoroti karena merilis filter Bob Marley. Hal itu memicu komentar masyarakat yang menyetarakannya dengan "blackface digital".

Karikatur Bom Marley diselipkan di aplikasi tersebut, lengkap dengan rambut gimbalnya.

Untuk diketahui, "Yellowface" atau "blackface" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rasisme yang lazim dalam budaya Amerika. Makna ini juga mencakup bias sistematis terhadap orang Asia atau orang kulit hitam dalam industri hiburan supremasi kulit putih yang menggambarkan etnis minoritas sebagai inferior.

Tak lama setelah filter karikatur asia tersebut dikritisi, perusahaan sosial media yang berbasis di California itu segera menghapus filter.

Perusahaan raksasa media sosial yang memiliki sekitar 100 juta pengguna aktif itu berusaha untuk membela tindakannya dan bersikeras bahwa filter tersebut terinsipirasi dari anime asia dan dimaksudkan sebagai hiburan, bukan persinggungan. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA