Snapchat merilis filter mengubah wajah pengguna dengan bentuk mata sipit, pipi kemerahan dan gigi besar. Hal inilah yang dinilai rasis.
Ini bukan kali pertama Snapchat disoroti dengan isu rasis. Beberapa bulan lalu Snapchat disoroti karena merilis filter Bob Marley. Hal itu memicu komentar masyarakat yang menyetarakannya dengan "blackface digital".
Karikatur Bom Marley diselipkan di aplikasi tersebut, lengkap dengan rambut gimbalnya.
Untuk diketahui, "Yellowface" atau "blackface" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan rasisme yang lazim dalam budaya Amerika. Makna ini juga mencakup bias sistematis terhadap orang Asia atau orang kulit hitam dalam industri hiburan supremasi kulit putih yang menggambarkan etnis minoritas sebagai inferior.
Tak lama setelah filter karikatur asia tersebut dikritisi, perusahaan sosial media yang berbasis di California itu segera menghapus filter.
Perusahaan raksasa media sosial yang memiliki sekitar 100 juta pengguna aktif itu berusaha untuk membela tindakannya dan bersikeras bahwa filter tersebut terinsipirasi dari anime asia dan dimaksudkan sebagai hiburan, bukan persinggungan.
[mel]
BERITA TERKAIT: