"Pejuang Islamic State melancarkan serangkaian pengeboman dengan sabuk peledak pada Selasa, menyerang bandara dan stasiun metro di jantung ibu kota Belgia di Brussels," demikian pernyataan ISIS melalui kantor berita
Aamaaq yang merupakan aliansi ISIS seperti dilansir
Reuters.
Otoritas Belgia menyebutkan ledakan besar di dua lokasi tersebut menewaskan 34 orang dan 170 lainnya terluka. Bom menggetarkan bandara Zaventem di Brussels pada pagi pukul 08.00 waktu setempat. Selang satu jam kemudian ledakan menghantam stasiun kereta Maalbeek.
ISIS menyebut serangan dilakukan karena Belgia terlibat dalam koalisi internasional melawan ISIS.
"Para pejuang ISIS melepaskan tembakan di dalam Bandara Zaventem, sebelum beberapa dari mereka meledakkan sabuk. Sementara itu, satu pengebom berani mati meledakkan sabuk berpeledak di stasiun metro Maelbeek," demikian pernyataan lainnya.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: