Inspektur polisi Molenbeek, Johan De Becker, saat dikonfirmasi
ABC News, menyatakan, pemuda 26 tahun itu mengalami luka tembak dalam penyergapan pada sebuah operasi keamanan yang cukup besar di Molenbeek.
Perdana Menteri Belgia, Charles Michel, menjelaskan dalam konferensi persnya bahwa Abdeslam ditangkap bersama dua tersangka lainnya.
Abdeslam adalah salah satu orang yang paling dicari di Eropa sejak serangan terhadap Paris Perancis, terjadi pada 13 November 2015 dan menewaskan 130 orang.
Ia ditangkap ketika sedang berada di sebuah apartemen, tidak begitu jauh dari rumah keluarganya di Molenbeek.
Sebuah foto yang dirilis otoritas Belgia menunjukkan Abdeslam dikawal oleh aparat dengan mengenakan sweater putih.
Presiden Perancis Francois Hollande, yang negerinya paling berkepentingan atas penangkapan itu, menyambut berita penangkapan itu dan segera meminta penyerahan Abdeslam ke aparat negaranya.
"Terima kasih kepada semua pasukan keamanan dan orang-orang yang telah bekerja pada penyelidikan ini," kata Hollande, dalam konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa penyidik di negaranya akan meminta pemerintah Belgia mengekstradisi Abdeslam ke Perancis.
[ald]
BERITA TERKAIT: