Jadi Tahanan Saat Bom Atom, Warga Belanda Dapat Kompensasi Dari Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 02 Maret 2016, 15:52 WIB
Jadi Tahanan Saat Bom Atom, Warga Belanda Dapat Kompensasi Dari Jepang
bom atom nagasaki/net
rmol news logo Seorang mantan tawanan perang Belanda yang ditahan di Nagasaki saat Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota tersebut pada Perang Dunia II mendapatkan kompenasasi dari pemerintah Jepang.

Ia bernama Willy Buchel. Pria berusia 95 tahun itu merupakan tawana perang pertama yang menerima kompensasi semacam itu.

Kompensasi tersebut diterimanya setelah Buchel mengajukan gugatan pada Mei tahun lalu atas penderitaan mental yang dideritanya bertahun-tahun pasca pemboman 1945.

Dalam putusan awal pekan ini, ia akan menerima 1.100.000 yen sebagai bentuk kompensasi.

Saat bom atom dijatuhkan di Nagasaki 9 Agustus 1945, Buchel tengah berada di kamp yang terletak 1.7 kilometer dari ground zero. Lebih dari 70 ribu orang tewas akibat serangan tersebut.

Buchel kemudian kembali ke Belanda pada tahun 1950 dan tidak mendapat cakupan medis penuh seperti yang diterima korban bom Jepang lainnya. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA