Pengumuman itu dibuat menyusul adanya kabar dari pemerintah Brasil soal penularan terbaru Zika melalui tranfusi darah.
"Dengan risiko kejadian infeksi baru virus Zika di banyak negara, dan hubungan potensi infeksi virus Zika dengan microcephaly dan konsekuensi klinis lainnya, diperkirakan sebagai tindakan pencegahan yang tepat untuk menunda donor (darah) dari yang kembali dari daerah dengan wabah virus Zika," begitu bunyi pengumuman WHO pada Kamis (4/2).
Zika diketahui tengah merebak di kawasan Amerika Latin dan baru-baru ini juga ditemui di Eropa. Zika kerap dikaitkan dengan kelahiran bayi abnormal dengan microcephaly.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: