Dalam sebuah analisis baru yang dirilis Oxfam pada Senin (1/2) ditemukan bahwa banyak negara kaya seperti Perancis dan Arab Saudi yang memberikan antuan keuangan kepada pengungsi Suriah secara kurang adil.
"Lima tahun sejak dimulainya krisis kekerasan dan penderitaan terus meningkat namun tingkat pendanaan dan dukungan gagal untuk menyesuaikan," kata Kepala Eksekutif Oxfam Mark Goldring.
Dalam anaisis itu Oxfam menghitung bantuan sesuai dengan ukuran ekonomi nasional dan jumlah pengungsi Suriah yang bermukim di masing-masing negara. Hasilnya ditemukan bahwa negara-negara kaya memberikan 56,5 persen dari total 8,9 miliar dolar AS bantuan yang diperlukan pada tahun lalu.
Di antara negara-negara kaya tersebut, Kuwait merupakan negara yang paling memberikan kontribusi besar.
Selain itu, seperti dimuat
Press TV, Oxfam juga memprediksi bahwa pada tahun 2016 ini, negara-negara kaya harus memberikan kontribusi sekitar 9,3 miliar dolar AS untuk membantu pengungsi Suriah.
Krisis di Suriah yang mulai terjadi sejak Maret 2011 lalu sejauh ini telah merenggut lebih dari 260.000 nyawa dan menelantarkan hampir dari setengah populasinya.
[mel]