"(Koalisi) sangat menyesalkan korban sipil di Yaman," kata koalisi dalam sebuah pernyataan akhir pekan kemarin.
Untuk itulah, koalisi memutuskan untuk membentuk sebuah komite independen tingkat tinggi untuk mengevaluasi serta mengidentifikasi masalah tersebut.
Dalam sebuah laporan PBB ditemukan bahwa koalisi pimpinan Saudi telah melakukan 119 serangan yang berkaitan dengan pelanggaran hukum humaniter internasional. Termasuk di dalam pelanggaran itu adalah tewasnya warga sipil dalam serangan.
Koalisi tersebut diketahui mulai melakukan kampanye militer di Yaman sejak Maret tahun lalu. Tujuannya adalah untuk melawan kelompok Houthi yang menduduki sejumlah wilayah di Yaman.
Sejak saat itu, menurut catatan PBB ada sekitar 6.000 orang yang tewas akibat serangan udara koalisi. Sekitar setengahnya merupakan warga sipil.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: