WHO Pertimbangkan Keadaan Darurat untuk Zika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 01 Februari 2016, 11:57 WIB
WHO Pertimbangkan Keadaan Darurat untuk Zika
zika/net
rmol news logo Komite darurat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan bertemu untuk membahas soal respon internasional terkait dengan virus Zika. Komite akan memutuskan apakah virus yang ditularkan melalui nyamuk itu akan ditetapkan sebagai darurat global atau tidak.

Pertemuan itu digelar menyusuk jumlah korban Zika yang terus melambung. Angka-angka terbaru menunjukkan bahwa di Kolombia, salah satu negara yang terkena dampak terparah Zika, ada 20.297 kasus Zika yang terkonfirmasi. 2.116 di antaranya terkena pada ibu hamil.

Untuk diketahui, virus Zika berkaitan dengan kelahiran cacat pada bayi yakni mikrosefali atau bayi lahir dengan ukuran kepala dan otak yang mengecil.

Sementara itu di Brasil, negara terparah yang terkena Zika, ditemukan 4.000 kasus mikrosefali.

Secara keseluruhan di kawasan Amerika Selatan WHO memprediksi setidaknya ada 4 juta kasus Zika yang dikonfirmasi.

Meskipun penyakit ini tidak menimbulkan ancaman yang sama untuk hidup sebagaimana Ebola, namun WHO menilai bahwa Zika merupakan ancaman serius karena sejumlah karakteristiknya. Termasuk di dalamnya adalah fakta bahwa sekitar 80 persen dari orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala apapun. Selain itu sejauh ini belum ada vaksin yang ditemukan untuk Zika. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA