Langkah tersebut diambil Artur demi menghindari adanya pemilihan umum baru.
Sebelumnya Artur memperoleh posisi tersebut setelah aliansi partainya, Junts pel Si memenangkan 62 persen suara dari 135 kursi di parlemen Catalunya.
Namun ada partai kecil anti-kapitalis yakni Popular Unity Candidacy (CUP) yang memperoleh 10 kursi di parlemen menolak memberikan dukungan bagi Artur.
"Saya melangkah ke samping dan tidak akan maju sebagai kandidat untuk Junts Pel untuk pemilihan kembali presiden regional," ujar Artur di Barcelona seperti dimuat
BBC (Minggu, 10/1).
Catalunya adalah wilayah yang sangat maju dan juga terpadat di Spanyol. Catalunya menyumbang sekitar seperlima dari output ekonomi negara itu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: